Tuesday, May 1, 2012

Profesor Matematika Jeffrey Lang Takjub dengan Alquran dan Masuk Islam

REPUBLIKA - Sikap kritisnya terhadap logika keberadaan Tuhan membawanyanya pada atheisme di usia remaja. Namun, kekalahan logikanya oleh Alquran sepuluh tahun kemudian membimbing profesor Matematika ini pada Islam, agama yang pernah hadir dalam mimpinya.

"Ayah, apakah surga itu benar-benar ada?" Jeffrey Lang kecil bertanya kepada ayahnya saat berjalan-jalan bersama anjing peliharaannya di pantai, sekitar 50 tahun lalu.

Kini, Jeffrey adalah seorang profesor Matematika yang memperoleh gelar master dan doktor dari Purdue University, West Lafayette, Indiana pada 1981. Pertanyaan yang pernah dilontarkannya saat masih kanak-kanak itu kini terjawab sudah. Dosen dan peneliti di Universitas Kansas Amerika Serikat ini menemukannya dalam Islam, 32 tahun lalu.

Lahir pada 30 Januari 1954 di Bridgeport, Connecticut, Jeffrey dibesarkan di tengah keluarga dan lingkungan Katolik Roma. Selama 18 tahun pertama dalam hidupnya, ia belajar di sekolah-sekolah Katolik, di mana ia bertemu pendeta dan teman-teman dari latar belakang agama yang sama.

Hidup di lingkungan Katolik tak begitu saja menjadikan Jeffrey seorang pemeluk agama yang taat. Sikap kritis yang dimilikinya sejak kecil justru menjauhkannya dari agama keluarganya itu. Diskusi-diskusi yang dibangunnya dengan orang tua, pendeta sekolah, dan teman-teman sekolahnya tak pernah berhasil menjawab pertanyaannya tentang keberadaan Tuhan.

“Pada masa itu, aku sudah mulai banyak bertanya tentang nilai-nilai kehidupan, baik secara politik, sosial, maupun keagamaan. Aku bahkan sering bertengkar dengan banyak kalangan untuk memperdebatkan hal itu, termasuk dengan pemuka gereja Katolik,’’ tulisnya dalam salah satu buku tentang perjalanannya menemukan Islam.

Menjelang kelulusannya dari sekolah Notre Dam Boys High, saat usianya 18 tahun, Jeffrey merasa kebuntuan logika tentang Tuhan hanya menyisakan satu pilihan baginya; menjadi atheis. Sang ayah yang marah dengan pilihan Jeffrey berkata, "Tuhan akan membuatmu tertunduk, Jeffrey."

Ucapan ayahnya benar-benar terjadi. Jeffrey tertunduk dan bersimpuh di hadapan Tuhan pada suatu malam, dalam sebuah mimpi.

Dalam mimpinya, Jeffrey berada di dalam sebuah ruangan kecil yang tenang dan hening. “Tak ada perabot apapun, tidak juga hiasan apapun di dindingnya yang berwarna putih keabuan. Hanya ada karpet bermotif dengan warna dominan merah dan putih menutupi lantai ruangan,” katanya. Jeffrey menambahkan, dirinya tak sendiri di dalam ruangan itu. Ia dan beberapa orang lainnya berada dalam beberapa barisan. “Aku ada di barisan ketiga. Tak ada perempuan di sana, hanya laki-laki. Kami semua duduk di atas tumit-tumit kami, menghadap sebuah jendela kecil yang membawa cahaya yang terang benderang ke dalam ruangan.”

Jeffrey merasa asing karena tak mengenal siapapun, namun melakukan gerakan ruku’ dan sujud bersama dan seirama. “Tenang sekali, seolah seluruh suara dimatikan,” katanya. Masih dalam mimpinya, di tengah keheningan itu, Jeffrey tersadar bahwa mereka dipimpin seseorang yang berdiri paling depan di bagian tengah ruangan. “Ia berada di sisi kiriku, tepat di tengah ruangan, terpisah dari barisan.” “Aku hanya sempat melihatnya sekilas, pria itu memakai jubah panjang putih. Di kepalanya terdapat sebuah kain putih dengan motif merah. Saat itulah aku terbangun dari mimpiku.”

Mimpi itu berulang kali menghampiri Jeffrey di sepanjang 10 tahun kehidupan tanpa Tuhan yang dijalaninya. Karena sama sekali tak mengerti, Jeffrey mengabaikannya. Hanya saja, satu hal yang tak dilupakan Jeffrey, “Aku selalu merasa nyaman setiap terbangun dari mimpi aneh itu.”

Sepuluh tahun kemudian, di hari pertamanya mengajar di University of San Fransisco, Jeffrey bertemu seorang mahasiswa Muslim di kelas Matematika yang diampunya. Dalam rentang waktu yang cukup singkat, Jeffrey telah menjalin pertemanan dengan mahasiswa Muslim itu, juga keluarganya. Keduanya sering berbincang dan berdiskusi, namun tak pernah membahas soal agama.

Hingga pada suatu waktu, salah seorang keluarga mahasiswa Muslim itu memberi Jeffrey sebuah salinan Alquran. Karena tak sedang mencari agama, dan sebagai seorang ateis, Jeffrey membacanya dengan berbagai prasangka di otaknya.

Jeffrey pun segera terlibat dalam apa yang disebutnya pergulatan. “Alquran menyerangku secara langsung dan personal, mengkritik, mempermalukan, dan menantangku. Sejak awal, kitab itu menorehkan garis peperangan, dan aku berada di wilayah yang berseberangan,” katanya.

“Anda tidak bisa hanya membaca Alquran. Tidak akan bisa jika Anda melakukannya dengan serius. Pilihannya (ketika Anda membaca Alquran) adalah, pertama, Anda telah menyerah padanya atau, kedua, Anda menantangnya.”

Jeffrey kewalahan. Ia kebingungan. “Aku menderita kekalahan parah. Karena saat membacanya, sangat jelas kurasakan bahwa Penulisnya (Allah SWT) mengetahui tentangku lebih baik daripada aku mengenal diriku sendiri,” ujarnya takjub.

Ketakjuban itu bertambah. Ketika Jeffrey memunculkan pertanyaan dan sanggahan baru dalam otaknya setiap selesai membaca Alquran hingga bagian tertentu, ia segera memperoleh jawabannya saat meneruskan bacaannya. “Seolah Penulis kitab itu membaca pikiranku.”

“Alquran selalu berada jauh di depan pemikiranku. Ia menghapus rintangan yang telah kubangun bertahun-tahun lalu dan menjawab semua pertanyaanku,” katanya. Semakin keras ia mencoba melawan dengan sanggahan dan pertanyaan, semakin jelas ia memperoleh kekalahan dalam pergulatan itu. “Aku dituntun ke sebuah sudut di mana hanya ada satu pilihan.”

Tahun 1982, Jeffrey mendapati sejumlah kecil mahasiswa Muslim memanfaatkan sebuah ruangan kecil di basement gereja untuk shalat. Ia memberanikan diri mengunjungi tempat itu pada suatu hari. Setelah beberapa jam di ruangan kecil itu, Jeffrey keluar dengan sebuah identitas baru; Muslim.

Ia telah bersyahadat di sana, beberapa saat menjelang tengah hari. Memasuki waktu Dzuhur ia berbaur dan berdiri dalam barisan bersama para mahasiswa, dipimpin seorang bernama Ghassan. Jeffrey menunaikan shalat pertamanya.

Jeffrey terlarut dalam setiap gerakan shalat yang diikutinya. Saat menyelesaikan gerakan sujud dan melakukan duduk iftirasy, Jeffrey melihat ke arah depan dan melihat Ghassan. “Ia berada di sisi kiriku, di tengah-tengah di depan sana, di bawah jendela yang menghujani ruangan dengan cahaya. Ia terpisah dari barisan, mengenakan jubah putih, dengan selendang putih bermotif merah di kepalanya.”

“Mimpi itu!,” teriaknya dalam hati. Setelah berhasil meyakinkan dirinya bahwa ia tak sedang bermimpi, Jeffrey disergap rasa hangat yang mendamaikan hatinya. Ia berlutut dengan kening menyentuh lantai. Bagian tertinggi raganya yang penuh dengan berbagai pengetahuan dan intelektualitas berada di titik terendah, dalam sebuah penyerahan total kepada Allah SWT. Pipi Jeffrey basah oleh air mata.

Wednesday, March 28, 2012

Barisan Bilangan Khusus

Pada dasarnya barisan bilangan adalah susunan bilangan yang diurutkan menurut aturan tertentu. Hanya saja, aturan tertentu di sini ada yang terpola dengan baik seperti barisan aritmetika dan geometri, ada pula yang relatif harus dipahami terlebih dahulu permasalahannya, seperti sistem penanggalan.
Barisan aritmetika adalah barisan bilangan yang selisih setiap dua suku berurutan selalu merupakan bilangan konstan. Barisan ini mengikuti pola suku ke-n:
Un = a + (n-1)b,
di mana
a = suku pertama
b = selisih dua suku yang berurutan = Un - U(n-1) = U2 - U1 = U3 - U2 = ....
Sebagai contoh:
1, 3, 5, 7, ... mengikuti pola Un = 1 + (n-1)*2 = 2n - 1, sehingga U9 = 2*9 - 1 = 17
3, 7, 11, 15, ... mengikuti pola Un = 3 + (n-1)4 = 4n - 1, sehingga U9 = 4*9 - 1 = 35
Barisan geometri adalah barisan bilangan yang setiap sukunya diperoleh dari suku sebelumnya dikalikan dengan suatu bilangan tetap. Bilangan yang tetap tersebut dinamakan rasio (pembanding). Barisan ini mengikuti pola suku ke-n:
Un = a*r^(n-1)
di mana
a = suku pertama
r = rasio/pembanding = Un/U(n-1) = U2/U1 = U3/U2 = ....
Sebagai contoh:
1, 3, 9, 27, ... mengikuti pola Un = 1*3^(n-1) = 3^(n-1), sehingga U6 = 3^5 = 243
2, 4, 8, 16, ... mengikuti pola Un = 2*2^(n-1), sehingga U6 = 2*2^5 = 64
Barisan bilangan khusus di antaranya:
  1. Barisan bilangan persegi: 1, 4, 9, 16, ... 1^2, 2^2, 3^2, 4^2, ... Un = n^2, sehingga U6=6^2=36
  2. Barisan bilangan persegi panjang: 2, 6, 12, 20, ... 1*2, 2*3, 3*4, 4*5, ... Un = n(n+1), sehingga U6=6(6+1)=42
  3. Barisan bilangan segitiga: 1, 3, 6, 10, ... Un = 1/2 n*(n+1), sehingga U6=1/2 * 6(6+1) = 21
Ada bilangan khusus lain, diantaranya: 3,9,18,30,... dan 1,3,7,13,... Kedua barisan ini dipertanyakan oleh anakku, ketika membahas soal UN tahun 2010. Sebenarnya, tidak sulit menemukan angka berikutnya yang dipermasalahkan, yakni U6, dan ia pun dapat menjawabnya; untuk barisan yang disebut pertama U6=63 dan yang disebut kedua U6=31. Yang jadi permasalahan, barisan tersebut mengikuti aturan tertentu dan dipastikan ada rumus umumnya.
Ternya kedua barisan mengikuti pola yang sama. Perhatikan barisan yang disebut pertama dengan terlebih dahulu menambahkan 2 angka berikutnya supaya lebih banyak, sehingga didapat:
U1   U2   U3   U4   U5   U6
  3     9     18   30    45     63
      6     9     12   15     18      : selisih Un dg U(n-1)
          3     3      3      3           : selisih Un dg U(n-1)
              0     0      0               : selisih Un dg U(n-1)
Jika baris pertama selisihnya semua nol, maka terdapat bilangan konstan a.
Jika baris kedua selisihnya juga semua nol, maka terdapat bilangan a + b*n di mana a dan b konstan.
Jika baris ketiga selisihnya juga semua nol, maka terdapat bilangan a + b*n + c*n^2, di mana a, b, dan c konstan.
Dan seterusnya.
Untuk memudahkan, pengecekan menggunakan 3 nilai n dimulai dengan n=0, sebagai berikut:
Untuk n=0, a + b*0 + c*0^2 = 0
Untuk n=1, a + b*1 + c*1^2 = 3
Untuk n=2, a + b*2 + c*2^2 = 9
Didapat:
Untuk n=0, a + 0 = 0, jadi a = 0.
sehingga:
Untuk n=1, b + c = 3   ..................(i)
Untuk n=2, 2b + 4c = 9 ................(ii)
Dengan metode eliminasi untuk kasus n=1 dan n=2, persamaan (i) dikalikan 2 dan persamaan (ii) dikalikan 1, akan didapat:
2b + 4c = 9
2b + 2c = 6
---------------
         2c = 3
           c = 3/2
Dengan mensubstitusikan c = 3/2 pada persamaan (i) akan didapat:
b + 3/2 = 3
         b = 3/2
Kalau begitu, persamaan yang didapat adalah:
0 + 3/2 (n) + 3/2 (n^2)
ekuivalen dengan:
(3n + 3n^2) / 2
Cek:
n=0 --> (3*0 + 3*0^2) / 2 = 0
n=1 --> (3*1 + 3*1^2) / 2 = 3
n=2 --> (3*2 + 3*2^2) / 2 = 9
n=3 --> (3*3 + 3*3^2) / 2 = 18
n=4 --> (3*4 + 3*4^2) / 2 = 30
n=5 --> (3*5 + 3*5^2) / 2 = 45
n=6 --> (3*6 + 3*6^2) / 2 = 63
Dengan cara yang sama, akan didapat penyelesaian untuk mencari rumus Un pada barisan 1,3,7,13,... sebagai berikut:
U1   U2   U3   U4   U5   U6
   1     3     7    13    21    31    ...
       2     4    6      8     10    ...
           2    2     2      2    ...
              0     0     0     ...
a + b*1 + c*1^2 = 1
a + b*2 + c*2^2 = 3
a + b*3 + c*3^2 = 7
Jika diselesaikan ketiga persamaan tersebut, akan didapat a = 1, b = -1, c = 1, sehingga rumus persamaan untuk barisan 1,3,7,13,... adalah:
1 - n + n^2 = n^2 - n + 1
Untuk lebih meyakinkan  bisa dicek lagi untuk barisan 1, 3, 6, 10, ... atau bilangan lain yang sepola tetapi dibuat sendiri. Selamat mencoba!

Thursday, February 16, 2012

PP Kenaikan Gaji PNS, Anggota TNI, dan POLRI Tahun 2012

Dari situs resmi Setkab RI, 16 Februari disebutkan bahwa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono secara serentak pada tanggal 6 Februari lalu telah menandatangani Peraturan Pemerintah Nomor 15, 16 dan 17 Tahun 2012 tentang Perubahan Gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS), anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan anggota Kepolisian Republik Indonesia. Dasar perubahan ini bahwa dalam rangka meningkatkan daya guna dan hasil guna serta kesejahteraan Pegawai Negeri Sipil, perlu menaikkan gaji pokok Pegawai Negeri Sipil (PP nomor 15/2012), anggota TNI (PP nomor 16/2012), dan POLRI (PP nomor 17/2012).

Dengan PP baru itu, kini gaji pokok terendah PNS sebelum remunerasi adalah Rp 1.260.000 (untuk golongan 1a 0 tahun), anggota TNI dan Polri adalah Rp 1.325.000 (untuk prajurit satu dan bhayangkara dua 0 tahun). Artinya naik rata-rata 10%. Ketentuan ini mulai berlaku pada tanggal 1 Januari 2012 (PP nomor 15/2012 pasal I ayat 2, PP nomor 16/2012 pasal I ayat 2, dan PP nomor 17 pasal I ayat 2).

Dengan adanya perubahan gaji ini, maka diatur pula penyesuaian gaji lainnya. PP nomor 18/2012 mengatur Penetapan Pensiun Pokok Pensiunan PNS dan janda/dudanya. PP nomor 19/2012 mengatur penetapan pensiun pokok purnawirawan, warakawuri/duda, tunjangan anak yatim/piatu, anak yatim piatu, dan tunjangan orangtua anggota TNI. Pasal 20/2012 mengatur penetapan pensiun pokok purnawirawan, warakawuri/duda, tunjangan anak yatim/piatu, anak yatim piatu, dan tunjangan orangtua anggota POLRI. Pasal 21/2012 mengatur pemberian tunjangan kehormatan kepada bekas anggota KNIP dan janda/dudanya. Pasal 22/2012 mengatur pemberian tunjangan perintis pergerakan kebangsaan/kemerdekaan. Pasal 23/2012 mengatur pemberian tunjangan veteran kepada veteran RI.

Download PP kenaikan gaji PNS, anggota TNI dan POLRI, serta penyesuaian terhadap PP terssebut dari sumber aslinya di link-link berikut:
PP nomor 15 tahun 2012
Lampiran PP nomor 15 tahun 2012
PP nomor 15 tahun 2012
PP nomor 15 tahun 2012
PP nomor 16 tahun 2012
Lampiran PP nomor 16 tahun 2012
PP nomor 17 tahun 2012
Lampiran PP nomor 17 tahun 2012
PP nomor 18, 19, 20, 21, 22, 23 tahun 2012

Tuesday, January 10, 2012

Lagu Ayu Tingting jadi Materi Logika Matematika

Bingung apa yang harus dibawa untuk menyajikan materi Logika menarik di awal pembelajaran Logika Matematika. Terlebih baru masuk semester genap anak-anak sudah diberi permasalahan mencari kalimat "PERNYATAAN" dan "BUKAN PERNYATAAN", tapi tidak menggunakan kalimat matematika.

Sebab, namanya juga pembelajaran Logika, berkutat di nalar, maka harus berkorelasi dengan keseharian. Dengan contoh kalimat matematika akan mudah menemukannya, apalagi sebelumnya mereka ditanya pendapatnya Benar atau Salah x+2=9 dan anak-anak mampu digiring ke arah pengertian PERNYATAAN dan BUKAN PERNYATAAN.

Untuk PERNYATAAN, anak-anak berebut memberi contoh. Tapi ketika giliran contoh BUKAN PERNYATAAN malah mengatakan "Bingung, pak!"

Teringat sang artis fenomenal, langsung saja mereka ditanya artis populer saat ini. Serempak mereka menyebut Ayu Tingting dengan lagu Alamat Palsu-nya.

Bagaimana lagunya? Serempak pula mereka menyanyikannya. Dimana... dimana... dimana?

"Nah itu contoh kalimat BUKAN PERNYATAAN."

Friday, December 23, 2011

Kisi-kisi UN 2012

POS UN 2012 dan Jadwal UN 2012 sudah diterbitkan. Lima hari sebelumnya bahkan telah ditetapkan Kisi-kisi soal ujian nasional UN 2012, disingkat Kisi-kisi UN 2011. Ini merupakan wujud komitmen Pemerintah dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mempercepat waktu pemberian Kisi-kisi UN 2012.

Kisi-kisi UN 2012 dapat diunduh dengan mengklik link berikut:

Menurut Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kemdikbud Khairil Anwar Notodiputro sebagaimana dikutip situs UjianNasional, bahwa perihal tersebut merupakan langkah untuk meningkatkan akseptabilitas, dan juga merupakan jawaban atas banyaknya masukan terkait penyelenggaraan UN. Dari sekian banyak masukan, yang kemudian dijadikan fokus oleh Balitbang Kemdikbud adalah akseptabilitas, kualitas, dan efektifitas penyelenggaraan UN.

Peningkatan akseptabilitas UN dinilai akan meminimalisir “ketakutan” para siswa dan guru saat akan menghadapi UN. Cara yang ditempuh adalah dengan melakukan dialog secara lebih intensif, dan memberikan kisi-kisi UN 2012 secepatnya.

Pemberian kisi-kisi UN 2012 juga bertujuan agar memudahkan pusat memberikan arahan kepada dinas pendidikan daerah dan guru-guru di sekolah agar pembuatan soal-soal ujian di sekolah merujuk dan disesuaikan dengan kisi-kisi UN 2012 yang diberikan.

Ketakutan itu dinilai akan memicu penolakan. Untuk menekan itu, Kemdikbud menyampaikan kisi-kisi secepatnya. Jika dulu berbarengan, maka sekarang kisi-kisi UN 2012 akan kita berikan di tahun 2011, ini agar tercipta keselarasan soal dan membuat siswa terbiasa dengan soal yang akan diberikan.

POS UN dan Jadwal UN 2012

Prosedur Operasi Standar Ujian Nasional, selanjutnya disebut POS UN Tahun Pelajaran 2011/2012 telah ditetapkan melalui Peraturan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP).

Tidak jauh berbeda pelaksanaan Ujian Nasional (UN) 2012 dengan UN sebelumnya, termasuk tidak adanya ujian ulangan, kecuali ujian susulan.

Yang paling mencolok perubahan pada UN 2012 bahwa naskah soal UN terdiri atas 5 paket yang dibagikan kepada peserta UN untuk setiap mata pelajaran dengan cara acak.

Lebih jelasnya POS UN 2012, silakan unduh (download) file di bawah ini.

Sesuai POS UN, jadwal UN 2012 akan diselenggarakan pada:

  • UN SMA/MA dari tanggal 16 s.d. 19 April 2012
  • UN SMALB dari tanggal 16 s.d. 18 April 2012
  • UN SMK dari tanggal 16 s.d 18 April 2012
  • UN SMP/MTs dari tanggal 23 s.d. 26 April 2012

Adapun jadwal UN susulan bagi yang berhalangan pada saat UN berlangsung, yaitu:

  • UN Susulan SMA/MA dari tanggal 23 s.d. 26 April 2012
  • UN susulan SMALB dari tanggal 23 s.d. 25 April 2012
  • UN susulan SMK dari tanggal 23 s.d 25 April 2012
  • UN susulan SMP/MTs dari tanggal 30 April s.d. 4 Mei 2012

Ujian Nasional 2012

Tidak jauh berbeda pelaksanaan Ujian Nasional (UN) 2012 dengan UN sebelumnya. Yang paling mencolok perubahan pada UN 2012 bahwa naskah soal UN terdiri atas 5 (lima) paket yang dibagikan kepada peserta UN untuk setiap mata pelajaran dengan cara acak.

Sebagaimana sebelumnya, UN bertujuan menilai pencapaian kompetensi lulusan secara nasional pada mata pelajaran tertentu dalam kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi.

Walaupun begitu tidak benar jika anda anggapan bahwa hasil UN dijadikan satu-satunya faktor penentu kelulusan adalah tidak benar. Kriteria kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan adalah:
  • menyelesaikan seluruh program pembelajaran;
  • memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran yang terdiri atas: (1) kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia; (2) kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian; (3) kelompok mata pelajaran estetika, dan (4) kelompok mata pelajaran jasmani, olah raga, dan kesehatan;
  • lulus ujian sekolah untuk kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi; dan
  • lulus ujian

Sejak tahun 2011 dengan telah ditetapkannya formula baru, nyata sekali bahwa hasil UN bukan satu-satunya faktor penentu kelulusan peserta didik dari sekolah/madrasah.

Penetapan dan pemberlakuan formula baru dimaksudkan untuk memenuhi harapan dan aspirasi yang berkembang dalam masyarakat: supaya UN tidak memveto kelulusan siswa, ikut mempertimbangkan komponen proses dan hasil penilaian guru, dan mengembangkan suasana yang lebih kondusif bagi peserta didik dalam menghadapi ujian dan bagi terwujudnya hasil ujian nasional yang kredibel dan objektif, yang sangat diperlukan dalam rangka pemetaan mutu, perumusan kebijakan, fasilitasi dan pemberian bantuan kepada sekolah dan daerah, dalam rangka peningkatan dan pemerataan mutu pendidikan.

Formula baru UN 2012 memberi pembobotan 40% untuk nilai sekolah/madrasah dan 60% untuk nilai UN. Nilai sekolah/madrasah diperoleh dari gabungan antara nilai ujian sekolah/madrasah dan nilai rata-rata rapor:
  • untuk SD/MI dan SDLB semester 7 (tujuh) sampai dengan 11 (sebelas);
  • untuk SMP/MTs, dan SMPLB semester 1 (satu) sampai dengan 5 (lima);
  • untuk SMA/MA dan SMALB semester 3 (tiga) sampai dengan 5 (lima);
  • untuk SMK semester 1 (satu) sampai dengan 5 (lima);
dengan pembobotan 60% untuk nilai US/M dan 40% untuk nilai rata-rata rapor. Nilai gabungan ini selanjutnya disebut nilai sekolah/madrasah (NS/M), yang ikut diperhitungkan dalam penentuan kelulusan UN.

Kelulusan peserta didik dalam UN ditentukan berdasarkan nilai akhir (NA), yang diperoleh dari nilai gabungan antara nilai sekolah/madrasah (NS/M) pada mata pelajaran yang diujinasionalkan dan nilai UN (murni). Pembobotannya 40% untuk NS/M dari mata pelajaran yang diujinasionalkan dan 60% untuk nilai UN.

Peserta didik SMP/MTs, SMPLB, SMA/MA, SMALB, dan SMK dinyatakan lulus UN apabila nilai rata-rata dari semua NA mencapai paling rendah 5,5 (lima koma lima) dan nilai setiap mata pelajaran paling rendah 4,0 (empat koma nol).

Hasil UN digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam:
  • pemetaan mutu program dan/atau satuan pendidikan;
  • dasar seleksi masuk jenjang pendidikan berikutnya;
  • penentu kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan; dan
  • dasar pembinaan dan pemberian bantuan kepada satuan pendidikan dalam upaya meningkatkan dan memeratakan mutu pendidikan.

Ujian Nasional sebuah Keputusan Politik

Walaupun sebagian pengamat mengatakan bahwa UN dinilai gagal tingkatkan Kualitas Pendidikan, akan tetapi Pemerintah tetap berkomitmen bahwa ujian nasional (UN) sebagai salah satu indikator kelulusan harus tetap dilaksanakan. Menurut pemerintah, UN diselenggarakan dengan tujuan antara lain untuk mengukur pencapaian standar kompetensi lulusan peserta didik secara nasional, sebagai hasil dari proses pembelajaran dan sekaligus untuk memetakan tingkat pencapaian hasil belajar siswa pada tingkat sekolah dan daerah.

Rapat Panitia Kerja UN DPR dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) telah menyepakati dan memutuskan bahwa UN 2012 akan dilaksanakan dengan menggunakan formula gabungan antara nilai sekolah/madrasah dan nilai UN, sebagaimana sudah diterapkan pada tahun 2011. Ini adalah suatu keputusan politik yang telah ditetapkan. Artinya, secara politis persoalan ada-tidaknya UN pada 2012 sudah terjawab.

Mengapa perlu suatu keputusan politik? Sebagai sebuah kebijakan publik yang menyentuh kepentingan rakyat banyak, keputusan politik menjadi hal yang penting. Dengan keputusan politik ini diharapkan, persoalan ada atau tidak ada UN tidak lagi manjadi bahan perdebatan yang berulang setiap tahun, sehingga menghabiskan energi yang tidak perlu. Sudah waktunya evaluasi terhadap UN bukan lagi terletak pada perlu atau tidaknya UN, tapi pada masalah yang lebih substansial, yaitu bagaimana meningkatkan mutu penyelenggaraan dan memanfaatkan hasil UN dalam rangka peningkatan dan pemerataan mutu pendidikan di seluruh tanah air. Peningkatan dan pemerataan mutu pendidikan merupakan tuntutan yang mendesak, dalam rangka peningkatan dan pemerataan mutu SDM bangsa, yang sangat diperlukan di era globalisasi saat ini, dengan persaingan yang semakin ketat.

Saturday, December 10, 2011

Modem CDMA Skyspeed MC101 di Win7

Win7 menjadi tren sekarang, bahkan microsoft pun mengiklankan di TV. Lebih dari itu, pembelian PC atau Laptop (notebook atau netbook) juga dibundel dengan paket Win7.

Bagi pengguna modem CDMA Skyspeed MC101 yang migrasi atau pengguna baru dengan paket Win7 sedikit akan menemukan kendala. Pasalnya interface device modem tersebut tidak terdeteksi. Jangan pesimis, tapi jangan terlalu optimis, tinggal tanya mbah Google atau Mr. Bing, atau fasilitas searching lain, dan peluang mendapatkan drivernya akan terbuka, walaupun tidak pasti 100%.

Karena tulisan ini telah terbuka, coba ikuti langkah berikut untuk mengatasi kendala instal modem CDMA Skyspeed MC101 di Win7:

Pertama, sambungkan port USB modem sampai muncul gambar berikut:

Kedua, klik RUn autorun.exe dan ikuti perintah selanjutnya, sehingga muncul gambar berikut:

JIka ternyata tidak muncul gambar tersebut atau di baris terbawah bukan tulisan Device is ready, maka ada dua alternatif yang bisa dilakukan. Hanya saja direkomendasikan mempergunakan terlebih dahulu alternatif pertama.

Alternatif I:

Download file Win7driver.rar di bawah ini:

Tanpa diekstrak, klik file zip tersebut, double klik file yang ada, kemudian ikuti perintah selanjutnya sehingga dinyatakan Device ready.

Jika tidak berhasil gunakan alternatif II.

Alternatif II:

Download InterfaceDriver di bawah ini dan kemudian ekstrak.

Masuk ke Device Manager dengan klik start menu, klik kanan pada Computer, pilih Propertis, dan klik Device Manager.

Cari interface (ada dua dan bertanda "?" warna kuning).

Klik kanan interface yang bertanda tersebut, pilih update Driver Software, arahkan browse pada folder hasil ekstrak InterfaceDriver, sehingga ditemukan hasil seperti berikut:

Modem CDMA Skyspeed MC101 siap digunakan. Selamat mencoba!

Thursday, December 8, 2011

Tiga Bekal Guru Sebelum Masuk Kelas

REPUBLIKA - Generasi baru Indonesia menghadapi tantangan yang berat. Tantangan itu berasal dari peradaban yang kental dengan nuansa serba instan dan konsumtif.

Rektor Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Ciputat, Tangsel, Komaruddin Hidayat, menuturkan generasi baru Indonesia berada di persimpangan arus antara kreatif dan konsumtif. Belum lagi, perkembangan teknologi telah melahirkan dunia terkoneksi dengan cepat. Dunia itu diisi oleh generasi yang disebut generasi connected.

"Sebabnya, guru perlu mendampingi anak didik untuk membangun sebuah kultur sekolah dan keluarga guna membentengi mereka," kata dia saat menjadi keynote speaker dalam acara training  "Guru Kreatif Pendidikan Berkualitas LPI Dompet Dhuafa" di Wisma Syahida, Kampus II UIN, Kamis (8/12).

Untuk itu, kata Komaruddin, dalam mendampingi anak didiknya, guru perlu membekali diri dengan hal-hal seperti, pertama, guru harus kuasai materi ajar. Murid tahu, mana guru yang pas-pasan. Kalau sudah begitu tidak akan mendapat hormat dari murid. "Maka tepat kiranya perumpaan guru yang berhenti berlajar maka harus berhenti mengajar," ujarnya.

Selain itu, kata Komaruddin, guru jangan kering dalam membangun hubungan anak didik. Guru harus membangun hubungan emosional. Rasa emosional itu akan menggerakan anak untuk menjadi murid yang berprestasi.

Kedua, guru masuk ke kelas membawa vibrasi optimisme kepada anak-anak. Jadi, Anda jangan cerita masalah pribadi. Anak itu harus didorong untuk optimis. Kalau anak-anak diracuni sikap pesimis, maka akan melahirkan generasi pesimis. "Masa kemerdekaan tantangan begitu berat, tapi guru masa itu menanamkan optimisme, hasilnya lahir generasi pekerja keras," kata dia.

Ketiga, saat menuju kelas, guru harus membawa cinta. Kalau anda menjadi guru karena uang, anda tidak akan menjadi seorang yang kaya raya, kasihan muridnya. Kalau anda memandang profesi guru sebagai takdir hidup, lahan amal, sumber penghidupan, maka hasilnya luar biasa. "Anda mau jadi anggota DPR yang kaya tapi dicaci maki masyarakat setiap hari. Tentu tidak bukan, tentu saja anda harus mencintai profesi anda yang begitu mulia," katanya.

Sunday, October 30, 2011

Perbaikan NUPTK untuk Sertifikasi 2012

Pelaksanakan sertifikasi guru tahun 2012 kini menggunakan sistem daring (online system). Baca artikel terkait dengan klik DI SINI.

Bagi yang Anda belum disertifikasi dapat mengecek keberadaan data Anda dengan klik DI SINI.

Jika data diri Anda belum tertera dalam daftar layak calon peserta padahal Anda memenuhi syarat, Anda dapat melakukan pengecekan dan perbaikan data ke dinas pendidikan kabupaten/kota setempat, dengan mengikuti langkah-langkah di bawah ini:

  • Guru membawa salinan dokumen sebagai bukti fisik perbaikan data ke dinas pendidikan setempat (baca Persyaratan Sertifikasi Guru Tahun 2012)
  • Dinas pendidikan kabupaten/kota melakukan perbaikan database NUPTK guru tersebut dan mengirimkan salinan dokumen tersebut ke LPMP
  • LPMP melakukan persetujuan (approval) terhadap perbaikan data tersebut berdasarkan salinan dokumen yang dikirim oleh dinas kabupaten/kota.

Perbaikan data NUPTK untuk pelaksanaan sertifikasi guru 2012 berakhir pada tanggal 1 Desember 2011.

Persyaratan Sertifikasi Guru Tahun 2012

Ada empat hal yang merupakan perbaikan pada pelaksanaan sertifikasi guru tahun 2012, yaitu penetapan peserta melalui sistem daring (online system). Layanan sertifikasi guru sistem daring dapat diakses di http://sergur.pusbangprodik.org.

Adapun persyaratan untuk Sertifikasi Guru Tahun 2012 adalah sebagai berikut:

  • Guru yang masih aktif mengajar di sekolah di bawah binaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
  • Memiliki kualifikasi akademik sarjana (S-1) atau diploma empat (D-IV) dari program studi yang terakreditasi atau minimal memiliki izin penyelenggaraan.
  • Guru yang diangkat dalam jabatan pengawas dengan ketentuan:
  1. bagi pengawas satuan pendidikan selain dari guru yang diangkat sebelum berlakunya Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru (1 Desember 2008), atau
  2. bagi pengawas selain dari guru yang diangkat setelah berlakunya Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru harus pernah memiliki pengalaman formal sebagai guru.
  • Guru bukan PNS pada sekolah swasta yang memiliki SK sebagai guru tetap dari penyelenggara pendidikan (guru tetap yayasan), sedangkan guru bukan PNS pada sekolah negeri harus memiliki SK pengangkatan sebagai guru dari Bupati/Walikota atau dinas pendidikan provinsi/ kabupaten/kota.
  • sudah menjadi guru pada saat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen ditetapkan (30 Desember 2005).
  • Pada tanggal 1 Januari 2013 belum memasuki usia 60 tahun.
  • Memiliki nomor unik pendidik dan tenaga kependidikan (NUPTK).
  • Guru dan guru yang diangkat dalam jabatan pengawas satuan pendidikan yang BELUM memiliki kualifikasi akademik S-1/D-IV apabila:
  1. pada 1 Januari 2012 sudah mencapai usia 50 tahun dan mempunyai pengalaman kerja 20 tahun sebagai guru, atau
  2. mempunyai golongan IV/a atau memenuhi angka kredit kumulatif setara dengan golongan IV/a (dibuktikan dengan SK kenaikan pangkat).

Daftar calon peserta sertifikasi guru tersebut diurutkan berdasar kriteria berturut turut usia, masa kerja, dan golongan.

Jika data diri Anda belum tertera dalam daftar layak calon peserta padahal Anda memenuhi syarat, Anda dapat melakukan pengecekan dan perbaikan data ke dinas pendidikan kabupaten/kota setempat.

Sertifikasi Guru Tahun 2012 Online


Sebagai bentuk perbaikan pelaksanaan seritifikasi guru, kini tersedia layanan Informasi calon peserta setifikasi guru 2012 yang berisi daftar guru yang memenuhi persyaratan sebagai bakal calon peserta sertifikasi guru tahun 2012 sesuai database NUPTK per tanggal 30 september 2011. Layanan ini tersedia di website http://sergur.pusbangprodik.org/.

Menurut Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan Kemdikbud, Syawal Gultom (dalam Pikiran Rakyat Online), “Pada tahun ini, proses penetapan peserta berbeda dibandingkan dengan tahun sebelumnya, yaitu dipublikasikannya daftar nama calon peserta sertifikasi guru sebelum ditetapkan sebagai peserta dengan tujuan untuk menjamin objektivitas dan keadilan. Oleh karena itu, menurutnya bahwa Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan Kemdikbud membangun Aplikasi Penetapan Peserta Sertifikasi Guru (AP2SG) yang hasilnya dapat diakses oleh guru calon peserta sertifikasi.

Daftar tersebut dapat dilihat melalui tautan dibawah ini,

Peserta

Untuk mengakses data sendiri, Anda tinggal memasukkan NUPTK Anda pada kolom pencarian di website tersebut setelah mengklik tautan Peserta. Jika data diri Anda tidak ditemukan padahal Anda memenuhi syarat, Anda dapat melakukan pengecekan dan perbaikan data ke dinas pendidikan kabupaten/kota setempat.

Friday, October 28, 2011

Sumpah Pemuda Sebuah Letusan Sejarah


Sumpah Pemuda merupakan bukti otentik bahwa pada tanggal 28 Oktober 1928 Bangsa Indonesia dilahirkan. Oleh karena itu seharusnya seluruh rakyat Indonesia memperingati momentum 28 Oktober sebagai hari lahirnya bangsa Indonesia. Proses kelahiran Bangsa Indonesia ini merupakan buah dari perjuangan rakyat yang selama ratusan tahun tertindas dibawah kekuasaan kaum kolonialis pada saat itu. Kondisi ketertindasan inilah yang kemudian mendorong para pemuda pada saat itu untuk membulatkan tekad demi mengangkat harkat dan martabat hidup orang Indonesia asli, tekad inilah yang menjadi komitmen perjuangan rakyat Indonesia hingga berhasil mencapai kemerdekaannya 17 tahun kemudian yaitu pada 17 Agustus 1945. Bung Hatta menyebut peristiwa Sumpah Pemuda itu sebagai "sebuah letusan sejarah".
Saat itu, Secarik Kertas untuk Indonesia, menandai lahirnya rumusan Sumpah Pemuda sebagaimana ditulis dalam Majalah Tempo, 27 Oktober 2008. Rumusan Sumpah Pemuda itu ditulis Pemuda Yamin pada ketika Mr. Sunario, sebagai utusan kepanduan tengah berpidato pada sesi terakhir Kongres Pemuda Indonesia II. Sebagai sekretaris, Yamin yang duduk di sebelah kiri ketua menyodorkan secarik kertas kepada Soegondo, sembari berbisik, "Saya punya rumusan resolusi yang elegan."
Soegondo membaca rumusan resolusi itu, lalu memandang Yamin. Yamin membalas pandangan itu dengan senyuman. Spontan Soegondo membubuhkan paraf "Setuju". Selanjutnya Soegondo meneruskan usul rumusan itu kepada Amir Sjarifuddin yang memandang Soegondo dengan mata bertanya-tanya. Soegondo mengangguk-angguk. Amir pun memberikan paraf "Setuju". Begitu seterusnya sampai seluruh utusan organisasi pemuda menyatakan setuju.
Sumpah itu berbunyi:
Kami putera dan puteri Indonesia mengaku bertumpah darah yang satu, Tanah Indonesia.
Kami putera dan puteri Indonesia mengaku berbangsa yang satu, Bangsa Indonesia.
Kami putera dan puteri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, Bahasa Indonesia.
Sumpah tersebut awalnya dibacakan oleh Soegondo dan kemudian dijelaskan panjang-lebar oleh Yamin. Setelah disahkan, ikrar pemuda itu pun menjadi tonggak bersatunya bangsa Indonesia. "Yaminlah yang mengubah kata Ikrar menjadi Sumpah," kata sejarawan Anhar Gonggong.
Dengan sumpah ini, organisasi pemuda ramai-ramai menanggalkan watak kedaerahan mereka dan melebur menjadi satu organisasi: Indonesia Muda. Umar Said mengatakan “Sumpah Pemuda mengingatkan kita semua bahwa Indonesia ini adalah milik kita bersama, tidak peduli dari kalangan agama atau suku yang mana pun, atau dari kalangan aliran politik yang bagaimana pun. Sumpah Pemuda telah meng-ikrarkan bahwa kita adalah satu bangsa, satu tanah-air dan satu bahasa.”
Mampukah Indonesia Muda sekarang memahami makna Sumpah Pemuda dengan sebenarnya di saat kondisi Indonesia seperti sekarang? Sebagaimana pada pembukaan Opera Van Java (OVJ) malam ini, pemuda digambarkan sebagai sosok yang penuh dengan gejolak emosi yang kadang negatif seperti munculnya tawuran, balapan liar, dan lain-lain. Tentunya saat ini perlu membukan kran untuk terciptanya peristiwa baru sebagai "sebuah letusan sejarah".

Saturday, July 2, 2011

Dua angka yang amicable 220 dan 284

Ide menulis angka bersahabat 220 dan 284 ini bermula ketika temanku membuka sebuah situs tertentu yang ternyata muncul angka "404" dan "FORBIDDEN". "Lho koq!" begitu kata temanku. Namun kemudian tuturnya, "Tahukah pak, tahun 2036 asteroid akan menabrak bumi?" Penasaran, langsung tanya mbah Google, dan memang banyak tulisan bahkan video tentang itu, di antaranya adalah tulisan:
  1. Predicting Apophis' Earth Encounters in 2029 and 2036 - Predicting Apophis' Earth Encounters in 2029 and 2036. SUMMARY. Researchers at NASA/JPL, Caltech, and Arecibo Observatory have released the results of radar ...
  2. YouTube - Apophis 99942: The Killer Asteroid of 2036‏ - This is a short clip of scenes which depict scenarios of the happenings that might take place on April 13, 2036. The asteroid will come very ...
  3. Apophis Asteroid Could Hit Earth In 2036, Scientists Say (VIDEO) - Apophis Asteroid is back in the news after a Russian report concluded it could hit Earth in 2036. They even have a date for the potential ...
  4. Russians: 2036 Killer Asteroid Collision: NASA Unimpressed - Tech ... - 4 Feb 2011 – Only Point of Agreement: A 900-foot-Long Asteroid is Indeed Heading Toward Earth for a Close Fly-By - But How Close?
Terinspirasi kedua angka di atas, jadi teringat ketika belajar teori bilangan, dosenku mengatakan ada pasangan angka yang bernilai sama, maksudnya pasangan yang amicable atau amicable pair, dan yang terkecil adalah angka 220 dan 284. Kedua angka ini bahkan kemudian menjadi ikon seluruh buku kuliahku saat itu, sehingga jika menemukan buku matematika yang pada jilid atau halaman awalnya tertulis kedua angka itu, mungkin milikku. He... he... PD banget, ya... padahal mungkin orang lain pun ada yang begini.
Apa itu "amicable pair" atau pasangan amicable?
Pasangan angka (m,n), dengan m,n elemen N dan m
1+2+4+5+10+11+20+22+44+55+110 = 284
Sedangkan 284 = 2.4.71, sehingga pembagi tepat 284 termasuk 1 dan bukan angka itu sendiri adalah 1, 2, 4, 71, dan 142, yang jumlahnya adalah
1+2+4+71+142 = 220
Terlihat bahwa masing-masing (220,284) adalah jumlah pembagi tepat dari yang lain, dimana pembagi tepat dari salah satunya adalah pembaginya termasuk 1 tetapi tanpa angka itu sendiri. Maka pasangan (220,284) adalah pasangan amicable.
Lima pasangan amicable pertama adalah (220,284), (1184,1210), (2620,2924), (5020,5564), (6232,6368).
Lebih lanjut tentang pasangan yang amicable bisa baca "Amicable Pair" dari MathWorld.wolfram.com atau download link berikut:
atau

Friday, May 27, 2011

BNI wesel PIN via BNI Smart Remittance

Ceritanya tetangga dapat kiriman sms dari BNI yang isinya tentang BNI wesel PIN. "Malu bertanya sesat di jalan", kira2 begitu yang ada di pikirannya, dibarengi perasaan bingung. Masalahnya, kini sudah trend sms palsu, terlebih di SMS tersebut disertakan hubungi BNI, kantor POS atau BPR, di ujungnya untuk info hubungi 021-29946099.

Searching "BNI wesel PIN" di google didapatkan berita beasiswa BNI bagi anak2 TKI dan berita kirim tunai uang dari dalam/luar negeri. Nyambung juga ceritanya, sebab istrinya menjadi TKI di Saudi Arabia. Diharapkan dapat kiriman dari Arab, ternyata sepertinya hanya info BNI wesel PIN dari BNI Smart Remittance (?). Namun besok paginya, selepas salat tahajud dia dibel istrinya yang memberitahukan perihal kiriman melalui BNI Smart Remittance dan kemudian menyusul SMS nomor PIN untuk pengambilannya.

Dari searching pake keyword "BNI Smart Remittance" diketahui dari situs resmi BNI bahwa BNI Smart Remittance adalah layanan untuk kiriman uang dalam valuta asing, baik untuk ke Luar Negeri (Outgoing Transfer) maupun Dalam Negeri (Incoming Transfer), personal maupun corporate.

10 keunggulan kiriman uang melalui BNI Smart Remittance:

  • Aman, Terpercaya dan Berpengalaman
  • Pengiriman dapat dilakukan oleh Nasabah maupun Non Nasabah BNI Anda tidak perlu memiliki rekening BNI untuk outgoing transfer. Begitu mudah dan pasti sampai.
  • Kurs Konversi Kompetitif. BNI melayani valuta asing seperti USD, EUR, GBP, JPY, HKD, SGD, CAD, CHF, AUD, SAR, AED, PHP dan CNY.
  • Tarif sangat bersaing, bahkan FREE
  • Dapat dikirim ke dalam 125 jenis mata uang local (Multi Currencies)
  • Layanan sangat cepat (Same Day Services)
  • Dilayani di seluruh kantor cabang BNI
  • Layanan Remittance Call Center
  • Program Promosi Tiada Henti
  • Peraih Penghargaan “Most Best Remittance Provider in South East Asia 2010”

Cara Transaksi Outgoing Transfer :

  • Datang ke cabang BNI dan isi formulir aplikasi kiriman uang (remittance) yang tersedia.
  • Setoran untuk pengiriman ke luar negeri dapat berupa tunai (menggunakan bank notes) atau debit rekening dalam Rupiah atau valuta asing.

BNI Smart Remittance berdedikasi untuk melayani pekerja Indonesia yang bekerja di luar negeri dengan menyediakan kemudahan dalam melakukan Kiriman Uang ke Indonesia dengan mudah, cepat dan aman. Kiriman uang tersebut dapat ditujukan pada:

  • Rekening BNI
  • Tunai (cash pick up): Kiriman uang tunai ini dapat diambil di seluruh kantor cabang BNI, kantor POS dan BPR yang sudah menjadi mitra BNI. Kiriman uang dapat diambil dengan menunjukkan nomor PIN yang dilengkapi dengan identitas yang valid seperti KTP/SIM/Passport.
  • Rekening Bank Lain di Indonesia.

Informasi lebih lanjut, hubungi Remittance Call Center : +62-21-299 46099 atau customer.inquiry@bni.co.id

Saturday, May 21, 2011

Membuat Read More di Blogspot

Kadangkala sebuah situs memotong posting dengan fitur "Read more", "Baca selengkapnya", atau semacamnya. Ini merupakan trik agar posting blog ringkas dan memungkinkan untuk menampilkan banyak posting dan simpel.

Kini hal tersebut dapat dilakukan dengan mudah langsung dari editor posting tanpa perlu Edit HTML. Pertama, memutuskan dimana akan memotong posting, dan tempatkan kursor pada posisi itu:

Kemudian klik ikon toolbar Insert Jump break:

Mengklik ikon akan memasukkan bar abu-abu pada titik kursor, menggambarkan lokasi pemotongan posting. Bar ini dapat diseret, sehingga dapat dilakukan re-posisi pemotongan.

Jika tidak menggunakan editor posting baru, kita masih dapat melakukannya dalam mode Edit HTML dengan menambahkan intro "Read more" di posisi yang diinginkan.

Selesai dan siap untuk mempublikasikan posting. Gambarannya akan seperti ini:

Untuk mengubah teks Read More sesuai keinginan sendiri, Buka tab Layout | Page Elemen dan klik Edit pada widget Blog Post, kemudian ubah teks Post page sesuai keinginan.

Sebagai catatan, fitur ini tidak mengubah cara posting di feed. Untuk konfigurasi opsi feed buka tab Setting | Basic | Site Feed, dan mengedit Allow Blog Feeds.

Catatan: Untuk yang menggunakan template pihak ketiga atau toolbar posting tidak mendukung, lakukan penulisan intro Read more secara manual, yakni:

<!-- more -->

Untuk melakukan ini, akses tab Layout | Edit HTML, dan backup terlebih dahulu template dengan mengklik link Download Full Template di bagian atas halaman. Hal ini akan men-download versi XML dari template, sehingga jika kapan saja diperlukan dapat di-upload lagi untuk kembali ke sebelum perubahan.

Setelah back up template, kemudian klik kotak centang Expand Template Widget, dan memindai HTML untuk potongan berikut:

<data:post.body/>

Setelah ditemukan kode tersebut, sisipkan HTML berikut di bawahnya:

<b:if cond='data:post.hasJumpLink'>
<div class='jump-link'>
<a expr:href='data:post.url + "#more"'><data:post.jumpText/></a>
</div>
</b:if >

Klik Save dan selesai.

Selamat mencoba!

Sumber: Creating 'After the jump' summaries

Inpassing Guru Bukan PNS

Kini ramai dibicarakan inpassing bagi guru bukan PNS. Mengapa dan bagaimana caranya?

Sudah diketahui umum, bahwa saat ini muncul komitmen kuat dari Pemerintah, terutama Kementerian Pendidikan Nasional dan Kementerian Agama, untuk merevitalisasi kinerja guru antara lain dengan memperketat persyaratan bagi siapa saja yang ingin meniti karir profesi di bidang keguruan. Di dalam Undang-undang Nomor 14 Tahun 2005, Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005, dan Peraturan Pemerintah No. 74 Tahun 2008 diamanatkan bahwa, guru wajib memiliki kualifikasi akademik dan kompetensi sebagai agen pembelajaran sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan (SNP). Kualifikasi akademik dimaksud diperoleh melalui pendidikan tinggi program sarjana (S-1) atau program diploma empat (D-IV) yang sesuai dengan tugasnya sebagai guru, mulai dari Taman Kanak-kanak sampai dengan sekolah menengah.

Tuntutan akan guru yang profesional harus disertai dengan pemenuhan kebutuhan hak guru atas kesejahteraan atau penghasilan yang layak. Undangundang Nomor 14 Tahun 2005 Pasal 14 ayat (1) huruf a mengamanatkan bahwa dalam melaksanakan tugas keprofesionalannya, guru berhak memperoleh penghasilan di atas kebutuhan hidup minimum dan jaminan kesejahteraan sosial. Pasal 15 ayat (1) dari undang-undang ini mengamanatkan bahwa penghasilan di atas kebutuhan hidup minimum meliputi gaji pokok, tunjangan yang melekat pada gaji, serta penghasilan lain berupa tunjangan profesi, tunjangan fungsional, tunjangan khusus, dan maslahat tambahan yang terkait dengan tugasnya sebagai guru yang ditetapkan dengan prinsip penghargaan atas dasar prestasi.

Di antara hak-hak guru sebagaimana dimaksudkan di atas adalah hak atas tunjangan profesi dan tunjangan khusus. Barkaitan dengan ini, PeraturanPemerintah Nomor 41 Tahun 2009 tentang Tunjangan Profesi Guru dan Dosen, Tunjangan Khusus Guru dan Dosen, serta Tunjangan Kehormatan Profesor, mengamanatkan bahwa guru yang telah memiliki sertifikat pendidik, baik yang berstatus pegawai negeri sipil maupun yang bukan pegawai negeri sipil dan memenuhi persyaratan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan diberi tunjangan profesi dan tunjangan khusus setiap bulan. Tunjangan profesi dan tunjangan khusus bagi guru pegawai negeri sipil yang menduduki jabatan fungsional guru diberikan sebesar 1 (satu) kali gaji pokok pegawai negeri sipil yang bersangkutan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan setiap bulan. Sedang bagi guru bukan pegawai negeri sipil, tunjangan profesi dan tunjangan khusus diberikan sesuai dengan kesetaraan tingkat, masa kerja, dan kualifikasi akademik yang berlaku bagi guru pegawai negeri sipil.

Mengingat kebijakan pemberian tunjangan profesi dan tunjangan khusus tersebut berlaku bagi semua guru yang memenuhi syarat, maka untuk dapat memberikan tunjangan profesi dan tunjangan khusus kepada Guru Bukan Pegawai Negeri Sipil (GBPNS) yang telah memenuhi persyaratan sebagaimana diatur dalam ketentuan perundang-undangan yang berlaku, pemerintah melakukan penyetaraan atau inpassing penetapan jabatan fungsional dan angka kreditnya bagi GBPNS tersebut. Hal ini ditetapkan berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2010 sebagai perubahan terhadap Permendiknas Nomor 47 Tahun 2007 tentang Penetapan Inpassing Jabatan Fungsional GBPNS dan Angka Kreditnya yang dijadikan sebagai acuan untuk menetapkan Jabatan Fungsional GBPNS dan Angka Kreditnya.

Selamat bagi para Guru Bukan Pegawai Negeri Sipil atas ditetapkannya Permendiknas Nomor 22 Tahun 2010 tersebut.

Mau download pedoman inpassing guru bukan PNS, klik di bawah ini:

Download Pilih salah satu Download

Monday, May 2, 2011

Pendidikan itu komplex, menantang, namun sangat mulia

Judul ini merupakan nukilan dari sambutan Mendiknas dalam peringatan Hardiknas 2011.

Menurutnya, kita semua telah memahami, bahwa dalam dunia pendidikan itu, manusia sebagai pemeran utamanya, baik sebagai subyek sekaligus sebagai obyek. Keilmuan sebagai medianya, memanusiakan manusia sebagai salah satu tujuannya, dan kemampuan untuk menjawab berbagai persoalan yang sifatnya kekinian maupun antisipasi masa depan (kenantian) sebagai keniscayaannya.

Itulah sebabnya lanjut beliau, mengapa dunia pendidikan itu kompleks, menantang namun sangat mulia. Kompleksitas dan tantangan terus berkembang, seiring dengan perjalanan zaman. Oleh karena itu kita semua harus secara bersama-sama terus-menerus berikhtiar dengan sungguh-sungguh untuk menanganinya, demi kemuliaan diri, bangsa, negara dan umat manusia.

Dengan dasar ini pula, setelah ucapan hamdalah dan syukur ke Hadirat Illahi Rabbi beliau mengucapkan:
"Melalui peringatan ini, perkenankan kami atas nama pemerintah ingin menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh insan pendidikan, pemerintah daerah, organisasi yang bergerak di dunia pendidikan dan pemangku kepentingan lainnya atas segala ikhtiar, kepedulian dan perhatian yang telah diberikan dalam membangun dan mengembangkan dunia pendidikan."

Mengutip kalimat berikutnya, euclidmaja sebagai bagian dari dunia pendidikan mengucapkan:
"selamat Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei 2011, semoga pendidikan kita semakin berkualitas dan semakin terbuka aksesnya bagi rakyat Indonesia secara keseluruhan."

Friday, April 22, 2011

Sumedang 433th

Selamat Hari Jadi Sumedang ke-433. Semoga diusianya yang makin lawas ini, semakin banyak poin kegemilangan dapat diraih.

Sumedang Tandang bukan untuk dipertahankan, tetapi dibuktikan bahwa Sumedang pun bisa sejajar dengan kota lainnya di Indonesia. Tidak terlena dengan predikat kota teraman di dunia, tetapi di tengah keamanan terdapat kenyamanan untuk tinggal dan menetap di Sumedang, serta banyak orang atau perusahaan yang mau berinvestasi.

Gilig napak dina budaya
Ngapak tina budaya
Geusan ngahontal karaharjaan.
Semoga ini benar-benar nyata. Sumedang raharja, dan merata.