Showing posts with label government. Show all posts
Showing posts with label government. Show all posts

Sunday, July 6, 2008

Bupati dan Wakil Bupati Sumedang Dilantik

Tepat pukul 09.30 WIB, hari Sabtu (5/7/2008) Don Murdono dan Taufiq Gunawansyah resmi dilantik menjadi Bupati/Wakil Sumedang periode 2003-2008 oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD di Gedung Negara.


Di hadapan Rapat Paripurna Istimewa DPRD Sumedang dan undangan di antaranya para Bupati/Walikota se Jawa Barat, menurut endynews Gubernur Ahmad Heryawan meminta duet Don-Top bisa melaksanakan amanat untuk membangun roda pemerintahan dan pembangunan hingga Kota Tahu ini menjadi kabupaten terdepan di Jawa Barat. Heryawan juga menandaskan pihaknya percaya bahwa kepemimpinan Don Murdono yang kedua kalinya, memiliki pengalaman dalam mengelola Kabupaten Sumedang. Karenanya, ia meminta dengan pengalaman selama lima tahun terakhir, Sumedang akan semakin maju.


Hanya saja, Heryawan mengamanatkan bahwa meskipun capaian index pembangunan manusia (IPM) Sumedang telah berada di atas rata-rata Jawa Barat, namun masih terdapat tugas yang cukup berat dalam pembangunan. Di antaranya, penduduk miskin sebanyak 304 ribu jiwa dari total penduduk sebanyak 1,2 juta jiwa. Demikian pula jumlah pengangguran dinilai masih tinggi sebanyak 132 ribu jiwa.


Karenanya, Heryawan berharap kepemimpinan Don Murdono bersama Wakil Bupati Taufiq Gunawansyah, bisa menjawab tantangan yang tak ringan tersebut guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat.


Selamat kepada pasangan Don Murdono dan Taufik Gunawansyah. Semoga sukses selalu. Dan, seperti dikemukakan oleh Heryawan, diharapkan semua komponen masyarakat bisa memberikan dukungan yang serius terhadap berbagai program pembangunan. Sebab, sekuat apapun pemerintahan tanpa adanya dukungan dari maysarakat semua program atau cita-cita mensejahterakan masyarakat tak akan tercapai. Sekali lagi, Selamat buat Dontop!

Saturday, June 14, 2008

Hade dan Kontrak Politiknya

Selamat kepada Ahmad Heryawan dan Dede Yusuf (Hade) atas pelantikannya menjadi Guburner dan Wakil Gubernur Jawa Barat periode 2008-2013.


Sekedar untuk mengingatkan Hade, sebab apapun yang dilontarkan oleh keduanya ketika berkampanye adalah janji yang harus ditepati, paling tidak ada upaya aktualisasi janji-janji tersebut. Terlebih visi Jawa Barat yang dicanangkan 2010 dengan iman dan taqwa sebagai propinsi termaju di Indonesia dan mitra terdepan ibukota negara tinggal dua tahun lagi.


Seperti dikutip dari
http://news.okezone.com
ada '7 Komitmen Moral Hade', yaitu:

  1. Menyerap satu juta lapangan kerja melalui pengadaan dan peningkatan UKM dengan anggaran Rp 200 milyar per tahun.
  2. Membebaskan SPP dan pemberian bantuan buku, perbaikan gedung sekolah, serta penambahan gaji guru negeri dan swasta dengan anggaran Rp 200 milyar per tahun.
  3. Meningkatkan kesejahteraan petani melalui dana talangan untuk menjamim stabilitas harga pupuk dan gabah sebesar Rp 200 milyar per tahun.
  4. Pembangunan jalan dan irigasi dengan anggran Rp 200 milyar.
  5. Pengalokasian dana khusus sebesar Rp 50 milyar setiap tahun untuk operasi pasar bila harga sembako naik.
  6. Pembangunan dan revitalisasi posyandu untuk kesehatan ibu, anak dan lansia sebesar Rp 50 milyar per tahun.
  7. Mendukung eksistensi praktisi perkebunan untuk mendapat hak guna usaha.


Selain itu ada sepuluh poin kontrak politik BEM Jabar pada 19 Ferbuari 2008 di Kampus Universitas Padjajaran, Bandung, yakni:

  1. Menjamin terealisasi wajib belajar pendidikan dasar 9 tahun dengan gratis selambat-lambatnya dua tahun dalam masa jabatan.
  2. Mewujudkan transparansi penyaluran seluruh dana bantuan pendidikan dalam bentuk apapun.
  3. Bersedia membuka ruang publik seluas-luasnya secara intens untuk memfasilitasi dialog dengan masyarakat.
  4. Menerapkan kebijakan ekonomi kerakyatan yang berorientasi pada pemberdayaan usaha kecil dan menengah berdasarkan potensi lokal.
  5. Menjalankan pemerintahan yang bersih dari praktek KKN
  6. Mendorong terbentuknya Perda transparansi di Jabar.
  7. Menghapuskan dan menindak tegas pelaku pungli
  8. Membasmi mafia peradilan.
  9. Melakukan pilkada yang bersih serta menghentikan janji-janji palsu yang tidak pernah terbukti.
  10. Siap mundur dari jabatan gubernur ataupun wakil gubernur apabila terbukti melakukan tindakan yang melanggar hukum.
 


Poin-poin kontrak politik di atas dipandang bisa menjembatani visi Jawa Barat 2010. Maka, mari bergandeng tangan untuk mewujudkan kontrak politik Hade demi Jawa Barat. Dengan ridlo Allah dan senantiasa menjunjung budaya luhur Jawa Barat, yakni sabilulungan, sabobot sapihanean, caang bulan opat belas, ati putih badan bodas, insya Allah kemakmuran bisa dicapai.

Friday, June 13, 2008

Hade resmi dilantik, Selamat pak!

Sesuai yang telah ditetapkan, Jumat (13/6/2008) Ahmad Heriawan dan Dede Yusuf (Hade) dilantik menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat periode 2008-2013 melalui Kepres No 41/P Tahun 2008 yang ditetapkan Presiden SBY pada tanggal 27 Mei 2008. Keduanya diambil sumpah oleh Menteri Dalam Negeri Mardiyanto yang dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pelantikan dan serah terima jabatan dari Dani Setiawan - Nu'man Abdul Hakim. Acara pelantikan berlangsung di Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika Bandung dan berjalan lancar serta hikmat.


Dalam acara pelantikan itu, Mendagri Mardiyanto dalam sambutannya meminta pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat terpilih, Hade untuk memproritaskan pengentasan kemiskinan di Provinsi Jawa Barat. "Dapat menguasai segala permasalahan yang ada di Jawa Barat dan memprioritaskan kemiskinan," tegasnya Mardiyanto saat memberikan sambutan pada pelantikan Hade di Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika, Bandung. Mardiyanto dalam sambutannya juga meminta Hade bisa menjembatani antara pemerintah kabupaten/kota dengan pemerintah pusat. Jangan sampai menimbulkan kesan pemerintah pusat dan pemerintah daerah berjalan sendiri-sendiri. "Saya juga menyarankan agar bisa menjalin hubungan kerja yang baik dengan pihak DPRD Jabar demi kepentingan rakyat," katanya.


sumber: http://news.okezone.com


Selamat kepada Ahmad Heryawan dan Dede Yusuf (Hade) atas pelantikannya sebagai Guburner dan Wakil Gubernur Jawa Barat periode 2008-2013. Semoga visi Jawa Barat (kalau tidak diganti) terjembatani, yakni Jawa Barat dengan iman dan taqwa sebagai sebagai propinsi termaju di Indonesia dan mitra terdepan ibukota negara tahun 2010. Dua tahun lagi nih, pak!

Thursday, June 12, 2008

Mimpi Mendiknas

Tadi malam Mendiknas kita, Prof Dr Bambang Sudibyo melalui acara SAVE OUR NATION di Metro TV mengungkapkan mimpinya tentang arah pendidikan kita.

Pertama, semua sekolah punya laboratorium komputer yang terkoneksi ke internet;
Kedua, semua guru punya laptop yang terkoneksi ke internet;
Ketiga, semua murid punya laptop yang terkoneksi ke internet.

Berangkat dari kesannya terhadap organisasi Boedi Oetomo dan dua tokoh pendidikan Ki Hajar Dewantoro dan KH Ahmad Dahlan serta perjuangan pendidikan bapak dan mertuanya, mendiknas kita merilis pendidikan sebagai upaya mengubah potensi menjadi aktulitas. Semua manusia dianugerahi potensi dan melalui pendidikan itulah potensi dibentuk menjadi kompetensi riil. Dengan begitu, menurutnya pendidikan adalah suatu metodologi untuk mengaktualkan potensi menjadi kompetensi dan include terjadinya perubahan nasib.

Dalam kaitan ini, dari semua komponen pendidikan, gurulah yang paling dominan mempengaruhi pendidikan. Sebab, guru menjadi fasilitator murid sebagai subjek yang terfasilitasi mengkonversikan potensi menjadi kompetensi. Untuk itu, maka guru harus seorang profesional, sehingga lahirlah Deklarasi Guru Sebagai Profesi oleh SBY pada 2 Desember 2004. Setahun kemudian diikuti pula oleh Undang-undang Guru dan Dosen.

Pada dasarnya, guru sebagai profesi adalah jabatan seseorang yang memiliki keahlian serta terdidik dan terlatih melalui pendidikan keguruan. Dengan berbagai pertimbangan dan kebijakan-kebijakan yang logis, istilah profesi itu menjadi jabatan yang memerlukan keahlian setelah seseorang menyelesaikan pendidikan keguruan setingkat S1 atau D4 plus kompetensi tambahan. Sejalan dengan itu pula, maka lahirlah sertifikasi guru yang harus dilaksanakan oleh seluruh guru, baik PNS maupun non-PNS.

Lantas mengapa mendiknas bermimpi seperti itu? Jawabannya, penerapan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) secara massal di bidang pendidikan mutlak diperlukan, untuk menuju e-learning. Baik guru maupun murid harus berwawasan ke depan, dan untuk itu TIK harus dikuasai.

Walaupun saya pribadi baru memiliki komputer PIII 868 dan koneksi modem SE K300i serta dengan segala keterbatasan, sistem komputerisasi dipandang sangat menunjang pembelajaran dan tidak memupus keberadaan guru. Sebab, pada sistem penyampaian belajar sendiri pun (self learning materials atau individualized system of instruction) kemampuan2 guru itu masih tetap diperlukan, hanya jumlahnya lebih sedikit dan sedikit berbeda. Seperti dikemukakan mendiknas pun, semua guru adalah konsultan pembelajaran memfasilitasi murid subjek yang mengalami pembelajaran.

Di Amerika serikat idea komputerisasi itu mula-mula memang ditolak dengan alasan akan menimbulkan pengangguran. Tetapi, karena yang kehilangan pekerjaan karena komputerisasi itu bisa ditampung dalam pabrik komputer, malahan dapat menampung lebih banyak, idea komputerisasi itu oleh masyarakat akhirnya diterima (Hatfield, 1968:8).

Yang terpenting tentunya kecanggihan teknologi tidak mengganti mata pelajaran pokok. Artinya, di satu sisi otak kiri (short term memory) manusia tetap terkembangkan berkenaan dengan kemampuan verbal dan matematis, di sisi lain otak kanan (long term memory) manusia senantiasa membawanya ke urusan kreatif, imaginatif, hati dan rasa.

Mari kita realisasikan mimpi mendiknas:

1. semua sekolah punya laboratorium komputer yang terkoneksi ke internet;
2. semua guru punya laptop yang terkoneksi ke internet;
3. semua murid punya laptop yang terkoneksi ke internet.

Monday, May 12, 2008

UU ITE

UUITE atau undang-undang informasi dan transaksi elektronik yg disahkan DPR akhir maret lalu atau tepatnya 25 maret 2008 ternyata belum bernomor, nunggu sekneg kali (atau sekarang udah bernomor ya?). Yang jelas UUITE ini menuai pro dan kontra. Bagi saya sendiri, selama tidak memberangus kebebasan yang "bertanggung jawab", kenapa harus tidak setuju seandainya infra strukturnya sudah mendukung.


Anda mau tahu isinya, kali aja mau berbijaksana demi pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tanpa terkekang tapi bertanggung jawab dan dilandasi budaya luhur bangsa Indonesia, mudah2an masih ada silakan klik di sini.

Saturday, May 3, 2008

Break di pilihan ketua rw

Rame2 pilkada langsung bupati dan gubernur, pilihan ketua rw 12 di jatihurip sumedang melalui perwakilan rt seperti pilihan ketua osis melalui perwakilan kelas, diwarnai kisruh. Bukan massa tidak menerima hasil pilihan atau ada kecurangan dalam pelaksanaannya. Pasalnya hanya satu rt yg mengajukan calon, yakni rt 03, yg mengusung rw incumbent, dede mulyarsa, drs.


Padahal tiga th sebelumnya pilihan ketua rw 12 menggunakan pilihan langsung. Dan terlepas dari minimnya dana, kejadian ini dipandang suatu kemunduran. Terlebih pilihan ketua rt-nya sudah melalui pilihan langsung.


Menurut ketua rt 03, pengajuan ketua rw incumbent sbg calon berdasarkan penjaringan balon melalui rapat warga. "Kami komitmen untuk melangsungkan pemilihan sebagaimana kesepakatan rapat rw sebelumnya yg bertekad memilih ketua rw guna kelanjutan pembangunan wilayah", katanya. Jika tidak ada warga yg berminat ikut pencalonan atau tidak ada figur, masing2 ketua rt harus punya solusi sekalipun merupakan suara yg sama.


Sekarang jamannya koalisi, kenapa tidak rt2 yg tak memiliki calon melakukannya, celoteh seorang peserta rapat. Ini jelas mencerminkan ketidakpedulian warga terhadap kepemimpinan di tingkat rw. Jika betul begitu, apa kata dunia?


Silang pendapat kemudian terjadi dan akhirnya ketua panitia nono suharna memutuskan break untuk memberi kesempatan masing2 rt membuat kesepakatan politik yg cantik dan jitu.


Pasca break diperoleh 2 calon lagi, arianto spd (rt 01) dan endy rosady (rt 04). Digulirkan pemungutan suara melalui 52 peserta yg hadir dg dihadiri kepala dusun yg sengaja diundang. Dihasilkan arianto spd mendapat 17 suara, dede mulyarsa drs 11 suara dan endy rosady 24 suara, tidak ada suara blanko dan tidak sah. "Alhamdulillah. Hidup break!" teriak sebagian peserta setelah diputus endy rosyadi sbg ketua rw terpilih dan sah. "Soulmetnya siapa?" celoteh yg lainnya.


Ada-ada aja(?)


Break. Kata yg indah. Ini bermakna penyelesaian masalah harus dg kepala dingin. laula al-syayatînu yakhûmûna 'alå qulûbi banî ådam lanadhoru 'alå malakûti al-sama' (hr Ahmad), seandainya manusia mampu membebaskn kesadaran dan hati nuraninya dari pengaruh syetan niscaya manusia akan sanggup menembus kerajaan langit (alam malakut). Kepala dingin adalah solusinya dan tentunya perlu refresh. Maka harus break saat situasi rapat atau semacamnya memanas.


Mau break?